Minggu, 13 Januari 2013

BUDAYA MASYARAKAT PERKOTAAN


Masyarakat perkotaan atau bisa juga kita sebut Urban Community adalah suatu masyarakat yang mendiami perkotaan. Masyarakat perkotaan mempunyai cara kehidupan serta karakteristik yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di pedesaan.
            
     Masyarakat perkotaan lebih cenderung memlih mengutamakan keamanan di bandingkan dengan masyarakat pedasaan yang lebih mengutamakan kenyamanan dan juga kebersamaan.


Ada beberapa ciri-ciri dari masyarakat perkotaan yaitu:
1.    Kehidupan beragamanya sangat kurang di bandingkan dengan masyarakat pedesaan. Biasanya masyarakat perkotaan melakukan hanya bertempat di rumah peribadatan saja.
2.    Jalan pikir rasional adalah jalan pikir masyarakat perkotaan di mana berbeda dengan masyarakt pedesaan yang mungkin masih memiliki kepercayaan pada yang ghaib.
3.    Interaksi yang terjadi diantara masyarakat perkotaan berbeda dengan pedesaan yang biasanya masyarakat perkotaan melakukan interaksi karena adanya factor kepentingan pribadi dibandingkan dengan kepentingan umum.
4.    Di perkotaan hubungan antara penduduknya sangat renggang atau bisa dibilang tidak terlalu peduli dengan sekitarnya sehingga jarang adanya komunikasi ataupun interaksi dengan lingkungan sekitarnya,
5.    Biasanya orang perkotaan lebih bias mengurus dirinya sendiri di bandingkan dengan masyarakat pedesaan.
Jadi itulah kebudayaan perkotaan atau keseharian masyarakt perkotaan yang membedakan mereka dengan masyarakat pedesaan

Selasa, 13 November 2012

Geografi sosial

Geografi sosial

Geografi sosial merupakan kajian dalam  geografi manusia yang menjelaskan mengenai interaksi antara manusia dengan lingkungan sosialnya yaitu manusia lain maupun dengan kelompok manusia di sekelilingnya. Yang dimaksud bahwa manusia dalam memenuhi kebutuhan primer maupun sekundernya pasti akan memanfaatkan lingkungan di sekitarnya.
Beberapa Definisi Geografi Sosial :
1.    Watson (1957)
Suatu identifikasi daerah (region) yang berdasarkan himpunan gejala sosial hubungannya dengan lingkungan secara keseluruhan.
2.    Phal (1965)
Studi tentang pola dan proses sosial penduduk dalam ruang tertentu.
3.    Buttimer (1968)
Studi pola keruangan dan hubungan fungsional kelompok masyarakat dalam konteks lingkungan sosial mereka, struktur internal dan eksternal dari kegiatan penduduk beserta berbagai jalur komunikasinya.
4.    Bintarto (1968)
Ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara penduduk dengan keadaan alam serta aktifitas dan usaha menyesuaikan keadaan alam demi kemakmuran dan kesejahteraan.
5.    Nursid Sumaadmaja (1981)
Cabang geografi manusia yang bidang studinya aspek keruangan yang karakteristik dari penduduk , organisasi sosial, dan unsur kebudayaan serta kemasyarakatan

Bidang  Geografi manusia:
1.    Pembangunan
2.    Ekonomi
3.    Kesejahteraan
4.    Sejarah
5.    Politik
6.    Penduduk
7.    Pariwisata
8.    Filosofi pendekatan

Ekonomi
Geografi Ekonomi meneliti hubungan antara sistem ekonomi manusia, Negara, dan aktor-aktor lain, serta lingkungan biofisik.

Dan Sekarang saya coba mengamati sebuah Pabrik Kertas di daerah saya bernama PT Noree.
 
Di sana saya melihat sebuah geografi sosial di mana saya melihat sebuah kegiatan ekonomi yaitu terjadinya sebuah pembelian dan penjualan. Dan saya melihat banyak Truk keluar masuk di sana membuktikan bahwa benar terjadi sebuah kegiatan ekonomi di sana.